Kamis, 21 April 2011

Selena Gomez is the One of My Favorite Artist.. :)

Disney Princess datang silih berganti semenjak jaman Hilary Duff sampai Miley Cyrus. Selena Gomez adalah salah satu di antara. Bintang manis dan adorable dari produksi Disney Channel “Wizards of Waverly Place” ini di usia 18 tahun kembali mengeluarkan album keduanya “A Year Without Rain” bersama backing band-nya, The Scene. Formula yang dipakai masih formula aman a la Disney Channel Artists: musiknya harus sesuai dengan trend musik pop yang ada dalam enam bulan terakhir. Kalau Miley Cyrus sudah jadi penerus Britney Spears, Demi Lavato jadi John Mayer versi cewek dengan image singer-songwriter, maka di album ini Gomez diposisikan sebagai Katy Perry (yang juga menulis lagi di album ini) atau Ke$ha versi lebih muda, alim, dan virginal, dengan musik electro-pop yang serupa.



hayyy ...
U know selena Gomez... :)
thats Right... :)
isney Princess datang silih berganti semenjak jaman Hilary Duff sampai Miley Cyrus. Selena Gomez adalah salah satu di antara. Bintang manis dan adorable dari produksi Disney Channel “Wizards of Waverly Place” ini di usia 18 tahun kembali mengeluarkan album keduanya “A Year Without Rain” bersama backing band-nya, The Scene. Formula yang dipakai masih formula aman a la Disney Channel Artists: musiknya harus sesuai dengan trend musik pop yang ada dalam enam bulan terakhir. Kalau Miley Cyrus sudah jadi penerus Britney Spears, Demi Lavato jadi John Mayer versi cewek dengan image singer-songwriter, maka di album ini Gomez diposisikan sebagai Katy Perry (yang juga menulis lagi di album ini) atau Ke$ha versi lebih muda, alim, dan virginal, dengan musik electro-pop yang serupa.
Kritik saya di album ini, seharusnya Gomez lebih banyak memasukkan unsur rock yang keras di lagu-lagunya, meskipun arah musiknya bergeser ke dance pop. Musik di album ini meskipun terdengar easy listening untuk para penggemar musik a la Britney Spears, Ke$ha, Lady Gaga, dan Katy Perry, terasa sudah terlalu generik. It has been done a thousand times before. Terutama isi liriknya yang terlalu pasaran dan tidak menawarkan sesuatu yang baru. Secara umum, album ini berisi dance-pop dan slow ballads. Nothing new. Lagu-lagunya masih bersifat bubble gum, aransemen vokal yang tidak rumit, dance floor friendly, melodi yang catchy dan ringan, plus hooks yang gampang diingat.

Namun, kalau dibandingkan Disney Princess lain seperti Hilary Duff, Miley Cyrus, dan Emily Osment, suara Gomez masih lebih baik, terutama dalam menjangkau nada-nada rendah sampai tinggi dengan mulus. Thank God suaranya di album ini bebas efek auto tune, tidak seperti album Britney Spears, Miley Cyrus dan Ke$sha. Dan bisa dibilang, ada perkembangan arah musiknya setelah album debutnya, “Kiss and Tell”, entah para fans akan setuju dengan perubahan dari tipe musik pop nge-band di album pertama ke arah dance dan synth-pop di album ini. Ada tiga lagu yang saya rekomendasikan dari album ini: ‘A Year Without Rain’, ‘Rock God’, dan ‘Round and Round’. Berikut adalah review singkat tiga lagu tersebut.

A Year Without Rain
Dance song yang bagus banget, ala dance tracks tahun 90an. What a fun song to listen to. A perfect summer track. Gomez membayangkan mengenai satu hari tanpa kekasihnya bagaikan setahun tanpa hujan (aduh, lebay amat). Lupakan liriknya, just enjoy the beats and melody ^_^.

Rock God
Ditulis dan menampilkan backing vocals dari Katy Perry. An upbead song to dance to. Isi liriknya mengenai falling in love with a guy who is a rock star. Check it out!

Round and Round
Tembang pembuka album ini dengan beat yang keras. So easy to dance to, where the singer is fighting against her feelings for a boy who she really can’t trust.

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar